Manis Itu Pilihan: Pilih yang Alami atau Sintetik?

6 months ago By : Alifah Fauza Riyadi

Rasa manis adalah salah satu rasa dasar yang dapat dikecap lidah manusia.

Rasa manis diperoleh dari gula atau karbohidrat sederhana yang terdapat alami dalam buah-buahan atau sengaja ditambahkan dalam bentuk gula pasir.

Rasa manis juga dapat diperoleh dari pemanis buatan yang sebenarnya tidak ditemukan di alam, namun dapat dibuat oleh manusia.

Pada dasarnya, pemanis seperti gula alami digunakan sebagai bahan tambahan pangan untuk memberikan rasa manis pada produk makanan.

Gula terdiri dari glukosa dan fruktosa yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan produk olahan seperti permen, minuman ringan, dan makanan penutup.

Konsumsi gula yang berlebihan dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung.

Di samping itu, pemanis buatan semula digunakan hanya untuk penderita diabetes, namun saat ini penggunaannya semakin luas pada berbagai produk pangan secara umum.

Pemanis buatan dapat membantu orang dengan pengidap diabetes dan obesitas untuk mengontrol gula darah dan tidak menambah kalori.

Namun, disamping manfaatnya, pemanis buatan juga dapat menimbulkan efek samping apabila digunakan melebihi batas standar, seperti meningkatkan resiko penyakit ginjal, diabetes, dan gigi berlubang.

Asal Mula Pemanis Alami dan Buatan

Secara garis besar, kedua pemanis ini memiliki perbedaan dari bahan asal dan manfaatnya.

Pemanis alami berasal dari tanaman seperti tebu dan bit serta berperan sebagai sukrosa dan merupakan sumber kalori.

Sedangkan pemanis buatan, seperti aspartam, siklamat, sakarin, dan sukralosa, digunakan hanya dengan anjuran yang telah ditetapkan, karena penggunaan yang melebihi batas malah justru dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan.

Sakarin, ditemukan secara tidak sengaka pada tahun 1878 oleh Constantine Fahlberg, seorang asisten peneliti di laboratorium Prof. Ira Remsen di Johns Hopkins University. Penemuan ini terjadi ketika Fahlberg tidak sengaja mencicipi kerak manis pada tangannya yang sebelumnya terkontaminasi oleh senyawa kimia hasil penelitian.

Selain itu ada aspartam yang ditemukan di dalam produk olahan susu, contohnya yogurt.

Sukralosa adalah bahan pemanis buatan yang digunakan dalam memanggang benda-benda karena tahan terhadap panas.

Keunggulan dan Kekurangan Bahan Pemanis Alami & Buatan

Pemanis alami dan pemanis buatan memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing maka dari itu kita sebagai konsumen dapat menentukan jenis pemanis mana yang paling baik bagi tubuh kita.

Apabila Anda tidak menginginkan kalori dari pangan yang kita konsumsi, maka pemanis buatan adalah pilihan yang bijaksana.

Namun, apabila Anda tidak mempermasalahkan asupan energi dari pemanis yang dikonsumsi, maka pemanis alami dapat menjadi pilihan untuk pangan yang akan Anda konsumsi.

Semuanya kembali lagi tentang pola konsumsi, bukan hanya meninjau dari sisi evaluatif pemanis.

Pemanis alami dan pemanis buatan takkan berbahaya sejauh pemanis yang dikonsumsi tidak berlebihan dan selama bahan yang digunakan telah memenuhi standar yang ditetapkan peraturan yang berlaku.



Referensi Jurnal :

Sinaga, Janes dkk. 2024. “Gula dan Kesehatan: Kajian Terhadap Dampak Kesehatan Akibat Konsumsi Gula Berlebih”. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 2, No. 1, Januari 2024.

Tey, SL etc. 2017. “Effects of non-nutritive (artificial vs natural) sweeteners on 24-h glucose profiles”. European Journal of Clinical Nutrition (2017), 1 - 4.


Terbaru

...
3 weeks ago

Roti Tahan Lama Hingga Sebulan: Bahaya Jamur, Ochratoxin A, dan Peran Kalsium Propionat

Siapa sih yang tidak suka roti? Aromanya wangi, teksturnya lembut, dan praktis untuk sarapan atau se...

Selengkapnya
Information
...
1 month ago

Bagaimana Dapur Kita Menjadi Kunci Keberlanjutan Bumi?

Ketika kita membicarakan keberlanjutan pangan, pikiran sering kali melayang jauh ke ladang-ladang lu...

Selengkapnya
Information
...
1 month ago

Hati-hati! Makanan Favoritmu Bisa Mengandung Formalin

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa bahan makanan, seperti tahu, ikan segar, atau mie bas...

Selengkapnya
Information
...
1 month ago

Amankah Nasi di Meja Makan Anda? Mengenal Bahaya Kadmium dan Risikonya

Semangkuk nasi putih hangat seolah menjadi jaminan ketenangan perut dan sumber energi yang tak terga...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Panduan Aman Konsumsi Ikan: Cara Cerdas Memilih Ikan Rendah Merkuri

Ikan sering disebut sebagai superfood dari lautan, dan julukan itu memang pantas disandangnya. Sebag...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Kawan atau Lawan? Membongkar Mitos dan Mengenal Jenis Lemak di Piring Anda

Ketika kata "lemak" disebut dalam percakapan tentang makanan, seringkali yang terbayang adalah stigm...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Pengemasan Vakum vs Konvensional: Strategi Jitu Menjaga Kesegaran Makanan Berminyak Lebih Lama

Siapa tak suka keripik renyah atau gorengan gurih? Makanan berminyak adalah favorit banyak orang, na...

Selengkapnya
technical
...
2 months ago

Rahasia Umur Simpan Makanan: Cara Menjaga Daya Tahan dan Kualitasnya

​Apa itu Umur Simpan Makanan? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada makanan yang bisa bertahan...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Permen LH No. 11 Tahun 2025: Panduan Lengkap Baku Mutu & Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik

Ketahui aturan terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup tentang baku mutu air limbah domestik dan s...

Selengkapnya
technical
...
3 months ago

Residu Pestisida pada Buah dan Sayuran: Ancaman Tersembunyi bagi Keamanan Pangan

Dalam era pertanian modern, pestisida berperan penting untuk melindungi tanaman dari serangan hama d...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Organik Dalam Makanan : Mengenal Istilah Makanan Organik Dan Non-Organik

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah organik semakin sering muncul di dunia makanan dan gaya hidup...

Selengkapnya
technical
...
3 months ago

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau ? Ini Analisisnya Berdasarkan Siklus Metabolisme Tubuh

Kapan sebenarnya waktu terbaik untuk menikmati secangkir teh hijau agar manfaatnya dapat diserap sec...

Selengkapnya
technical
...
3 months ago

Minum Kombucha Tiap Hari ? Ini Manfaatnya Untuk Pencernaan!

Kombucha bukan sekadar tren sesaat, melainkan termasuk dalam kategori pangan fungsional karena menga...

Selengkapnya
technical
...
3 months ago

Percaya Atau Tidak , Inilah 5 Alasan Ilmiah Mengapa Teh Cocok Untuk Pegawai Kantoran

tahukah kamu bahwa solusi alami untuk melindungi tubuh dari serangan radikal bebas ini sudah ada dal...

Selengkapnya
Information