Bahaya Logam Berat dalam Makanan : Ancaman Tersembunyi yang Wajib Diwaspadai

6 months ago By : Alifah Fauza Riyadi

Dalam keseharian kita, perhatian utama terhadap makanan biasanya terfokus pada gizi dan rasa. Namun, ada ancaman kimia tersembunyi yang tidak terlihat mata: logam berat.

Tanpa disadari, berbagai bahan pangan yang kita konsumsi sehari-hari bisa saja terkontaminasi oleh logam seperti timbal (Pb), kadmium (Cd), arsenik (As), timah (Sn), hingga merkuri (Hg).

Meskipun makanan tersebut tampak segar dan sehat, konsumsi terus-menerus terhadap bahan pangan yang tercemar logam berat dapat menimbulkan risiko kesehatan serius dalam jangka panjang.


Mengapa Logam Berat Berbahaya?

Logam berat memiliki sifat bioakumulatif, yaitu dapat menumpuk dalam tubuh dari waktu ke waktu tanpa bisa dikeluarkan secara alami.

Ketika kadarnya melampaui ambang batas, dampaknya bisa mengganggu berbagai sistem organ, bahkan bersifat karsinogenik.

Berikut dampak logam berat pada tubuh:

·         Timbal (Pb): merusak sistem saraf, menurunkan IQ anak, gangguan ginjal, risiko keguguran.

·         Merkuri (Hg): merusak otak, sistem saraf pusat, dan DNA; menyebabkan cacat bawaan.

·         Arsenik (As): meningkatkan risiko kanker kulit, paru-paru, hati, dan gangguan jantung.

·         Kadmium (Cd): merusak fungsi ginjal dan memicu penyakit tulang.

·         Timah (Sn): meski lebih ringan, dalam konsentrasi tinggi bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan.


Bagaimana Logam Berat Masuk ke Dalam Tubuh?

Menurut penelitian, 65% paparan logam berat berasal dari makanan, sisanya melalui air (20%) dan udara (15%). Kontaminasi bisa terjadi lewat:

·         Alat masak & kemasan makanan, seperti kaleng berlapis timbal.

·         Air irigasi & pupuk pertanian yang tercemar logam.

·         Pestisida, limbah industri, dan asap pabrik.

·         Produk laut & sayuran dari area tercemar.


Apa Kata Regulasi?

Keamanan pangan adalah hal mendasar dalam menjaga kesehatan masyarakat. Berdasarkan UU No. 18 Tahun 2012, pangan harus bebas dari cemaran biologis, kimia, dan fisik.

Logam berat termasuk cemaran kimia yang diatur secara ketat dalam PerBPOM No. 9 Tahun 2022 tentang batas maksimum cemaran logam berat dalam pangan olahan.


Pentingnya Uji Logam Berat di Laboratorium Terakreditasi

Pengujian logam berat bukan sekadar kebutuhan industri, tapi menjadi standar perlindungan konsumen. Uji ini dilakukan pada:

·         Sayuran dan buah-buahan

·         Produk olahan (snack, bumbu, makanan kaleng)

·         Hasil laut (ikan, kerang, cumi-cumi)

·         Bahan baku makanan pabrikan


Inti Surya Laboratorium - Laboratorium Tepercaya Menjadi Standar Perlindungan Konsumen

Sebagai laboratorium lingkungan dan pangan terpercaya, Inti Surya Laboratorium (ISL) menyediakan layanan pengujian logam  yang sudah terakreditasi dan sesuai regulasi nasional.

Dengan uji ini, anda bisa:

-Menjamin produk bebas cemaran logam berat
-Meningkatkan kepercayaan pasar & nilai jual
-Memenuhi standar

-Melindungi konsumen & brand image


Logam berat di pangan adalah ancaman tersembunyi yang dapat mengintai kesehatan kita tanpa sadar.

Meski tidak terlihat, keberadaannya telah terbukti melalui berbagai penelitian nasional mulai dari sayuran hingga produk laut.

Pengujian logam berat bukan sekadar prosedur laboratorium, ia adalah standar wajib dalam industri pangan modern.

Melalui uji ini, produsen tidak hanya melindungi konsumen dan menjaga reputasi, tetapi juga memastikan kepatuhan terhadap regulasi global dan meningkatkan nilai ekspor.

Uji laboratorium akurat, regulasi ketat, praktik aman, dan edukasi menjadi kunci utama dalam menghadapi racun tak terlihat dalam pangan kita.

Keamanan pangan bukan hanya urusan regulator, tetapi juga tanggung jawab bersama: produsen, lab uji, dan konsumen.

Laboratorium uji menjadi mitra penting dalam menjamin keamanan produk, mulai dari bahan baku mentah hingga produk siap saji.

Segera uji produk atau bahan pangan Anda di Inti Surya Laboratorium


Referensi Jurnal : Agustina, T. 2014. “Kontaminasi Logam Berat pada Makanan dan Dampaknya pada Kesehatan”. TEKNOBUGA Volume 1 No. 1 - Juni 2014.


Terbaru

...
2 weeks ago

Makanan Kaleng dan Risiko Timah: Panduan Keamanan Pangan bagi Konsumen

Makanan kaleng seperti buah kaleng, ikan sarden, dan susu kental manis menjadi pilihan praktis bagi ...

Selengkapnya
Information
...
3 weeks ago

Cara Mudah Mencegah Anemia Defisiensi Besi melalui Asupan Zat Besi Harian

Mudah merasa lelah, pusing, dan sulit berkonsentrasi sering kali dianggap sebagai dampak aktivitas p...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Roti Tahan Lama Hingga Sebulan: Bahaya Jamur, Ochratoxin A, dan Peran Kalsium Propionat

Siapa sih yang tidak suka roti? Aromanya wangi, teksturnya lembut, dan praktis untuk sarapan atau se...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Bagaimana Dapur Kita Menjadi Kunci Keberlanjutan Bumi?

Ketika kita membicarakan keberlanjutan pangan, pikiran sering kali melayang jauh ke ladang-ladang lu...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Hati-hati! Makanan Favoritmu Bisa Mengandung Formalin

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa bahan makanan, seperti tahu, ikan segar, atau mie bas...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Amankah Nasi di Meja Makan Anda? Mengenal Bahaya Kadmium dan Risikonya

Semangkuk nasi putih hangat seolah menjadi jaminan ketenangan perut dan sumber energi yang tak terga...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Panduan Aman Konsumsi Ikan: Cara Cerdas Memilih Ikan Rendah Merkuri

Ikan sering disebut sebagai superfood dari lautan, dan julukan itu memang pantas disandangnya. Sebag...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Kawan atau Lawan? Membongkar Mitos dan Mengenal Jenis Lemak di Piring Anda

Ketika kata "lemak" disebut dalam percakapan tentang makanan, seringkali yang terbayang adalah stigm...

Selengkapnya
Information
...
4 months ago

Pengemasan Vakum vs Konvensional: Strategi Jitu Menjaga Kesegaran Makanan Berminyak Lebih Lama

Siapa tak suka keripik renyah atau gorengan gurih? Makanan berminyak adalah favorit banyak orang, na...

Selengkapnya
technical
...
4 months ago

Rahasia Umur Simpan Makanan: Cara Menjaga Daya Tahan dan Kualitasnya

​Apa itu Umur Simpan Makanan? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada makanan yang bisa bertahan...

Selengkapnya
Information
...
4 months ago

Permen LH No. 11 Tahun 2025: Panduan Lengkap Baku Mutu & Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik

Ketahui aturan terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup tentang baku mutu air limbah domestik dan s...

Selengkapnya
technical
...
4 months ago

Residu Pestisida pada Buah dan Sayuran: Ancaman Tersembunyi bagi Keamanan Pangan

Dalam era pertanian modern, pestisida berperan penting untuk melindungi tanaman dari serangan hama d...

Selengkapnya
Information
...
5 months ago

Organik Dalam Makanan : Mengenal Istilah Makanan Organik Dan Non-Organik

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah organik semakin sering muncul di dunia makanan dan gaya hidup...

Selengkapnya
technical
...
5 months ago

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau ? Ini Analisisnya Berdasarkan Siklus Metabolisme Tubuh

Kapan sebenarnya waktu terbaik untuk menikmati secangkir teh hijau agar manfaatnya dapat diserap sec...

Selengkapnya
technical