Rahasia di Balik Perisa Makanan

6 months ago By : Alifah Fauza Riyadi

Dalam dunia pangan, rasa bukan sekadar soal enak atau tidak enak. Rasa adalah identitas sebuah produk.

Rasa bisa menciptakan kesan pertama, membangun emosi konsumen, bahkan menentukan apakah seseorang akan membeli kembali produk Anda atau tidak.

Ia adalah faktor pembeda utama, yang mampu membangun loyalitas pelanggan, menciptakan pengalaman, dan bahkan mengangkat posisi sebuah merek di pasar.

Namun, apa sebenarnya yang menciptakan rasa dalam makanan dan minuman modern? Di balik kelezatan produk yang Anda nikmati, ada satu komponen penting yang bekerja dalam diam: perisa.

Perisa Dalam Bahan Tambahan Pangan

Perisa merupakan bahan tambahan pangan (BTP) yang digunakan dalam berbagai produk pangan olahan.

Menurut BPOM, perisa adalah bahan tambahan pangan berupa preparat konsentrat, dengan atau tanpa ajudan perisa (flavouring adjunct) yang digunakan untuk memberi flavour, dengan pengecualian rasa asin, manis dan asam. Adapun Ajudan Perisa sebagai bahan tambahan yang diperlukan dalam pembuatan, pelarutan, pengenceran, penyimpanan, dan penggunaan Perisa.

Perisa pangan umumnya digunakan untuk mengubah perisa alami produk pangan atau menciptakan perisa untuk produk pangan yang memiliki rasa yang tidak diinginkan/dikehendaki.

Gula dan garam merupakan contoh perisa alami yang paling banyak digunakan untuk menambahkan atau memberikan rasa manis dan asin pada masakan.

Selain untuk memberikan atau menambahkan terhadap rasa, perisa juga digunakan untuk memberikan aroma atau bau terhadap makanan atau minuman.

Beberapa tujuan penambahan perisa adalah meningkatkan daya tarik pangan, menstandarisasi perisa produk akhir, menguatkan perisa awal yang lemah, menggantikan perisa yang hilang selama pengolahan, menutupi karakter-karakter yang tidak menyenangkan, dan meningkatkan nilai ekonomis produk. (Foodreview Indonesia edisi Maret 2019: Savor the flavor.)

Klasifikasi Perisa Menurut BPOM 

BPOM mengklasifikasikan perisa menjadi dua kategori besar yaitu alami dan sintetik, keduanya harus memenuhi standar keamanan.

Perisa alami berasal dari sumber-sumber yang diperbolehkan seperti ekstrak tumbuhan. BPOM mengizinkan penggunaan perisa alami sebagai bagian dari bahan pangan, asalkan penggunaannya sesuai dengan kebutuhan dan ada didalam daftar bahan alami yang boleh digunakan sebagai Bahan Tambahan Pangan.

BPOM sebagai lembaga yang bertanggung jawab terhadap keamanan pangan di Indonesia telah mengatur penggunaan perisa dalam makanan melalui Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Nomor 13 Tahun 2020 tentang Bahan Tambahan Pangan Perisa.

Penggunaan BTP perisa yang tepat sesuai takaran batas aman akan memberikan manfaat teknologi terhadap mutu pangan.

Namun, penggunaan perisa yang tidak tepat atau melebihi takaran yang aman dapat membahayakan kesehatan seperti risiko alergi, gangguan pada sistem saraf, atau masalah pada sistem pencernaan.

Rasa adalah cerita yang disampaikan melalui makanan. Di balik setiap camilan favorit atau minuman yang menyegarkan, ada perisa yang bekerja menghidupkan identitas sebuah merek.

Di tengah tren makanan sehat, clean label, dan inovasi rasa yang terus berkembang, kemampuan menghadirkan rasa yang konsisten, aman, dan memikat akan menjadi nilai jual utama.

Kolaborasi dengan laboratorium menjadi fondasi untuk menghasilkan produk yang bukan hanya lezat, tapi juga aman dan terpercaya.


Terbaru

...
2 weeks ago

Makanan Kaleng dan Risiko Timah: Panduan Keamanan Pangan bagi Konsumen

Makanan kaleng seperti buah kaleng, ikan sarden, dan susu kental manis menjadi pilihan praktis bagi ...

Selengkapnya
Information
...
3 weeks ago

Cara Mudah Mencegah Anemia Defisiensi Besi melalui Asupan Zat Besi Harian

Mudah merasa lelah, pusing, dan sulit berkonsentrasi sering kali dianggap sebagai dampak aktivitas p...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Roti Tahan Lama Hingga Sebulan: Bahaya Jamur, Ochratoxin A, dan Peran Kalsium Propionat

Siapa sih yang tidak suka roti? Aromanya wangi, teksturnya lembut, dan praktis untuk sarapan atau se...

Selengkapnya
Information
...
2 months ago

Bagaimana Dapur Kita Menjadi Kunci Keberlanjutan Bumi?

Ketika kita membicarakan keberlanjutan pangan, pikiran sering kali melayang jauh ke ladang-ladang lu...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Hati-hati! Makanan Favoritmu Bisa Mengandung Formalin

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa beberapa bahan makanan, seperti tahu, ikan segar, atau mie bas...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Amankah Nasi di Meja Makan Anda? Mengenal Bahaya Kadmium dan Risikonya

Semangkuk nasi putih hangat seolah menjadi jaminan ketenangan perut dan sumber energi yang tak terga...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Panduan Aman Konsumsi Ikan: Cara Cerdas Memilih Ikan Rendah Merkuri

Ikan sering disebut sebagai superfood dari lautan, dan julukan itu memang pantas disandangnya. Sebag...

Selengkapnya
Information
...
3 months ago

Kawan atau Lawan? Membongkar Mitos dan Mengenal Jenis Lemak di Piring Anda

Ketika kata "lemak" disebut dalam percakapan tentang makanan, seringkali yang terbayang adalah stigm...

Selengkapnya
Information
...
4 months ago

Pengemasan Vakum vs Konvensional: Strategi Jitu Menjaga Kesegaran Makanan Berminyak Lebih Lama

Siapa tak suka keripik renyah atau gorengan gurih? Makanan berminyak adalah favorit banyak orang, na...

Selengkapnya
technical
...
4 months ago

Rahasia Umur Simpan Makanan: Cara Menjaga Daya Tahan dan Kualitasnya

​Apa itu Umur Simpan Makanan? Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa ada makanan yang bisa bertahan...

Selengkapnya
Information
...
4 months ago

Permen LH No. 11 Tahun 2025: Panduan Lengkap Baku Mutu & Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah Domestik

Ketahui aturan terbaru dari Kementerian Lingkungan Hidup tentang baku mutu air limbah domestik dan s...

Selengkapnya
technical
...
4 months ago

Residu Pestisida pada Buah dan Sayuran: Ancaman Tersembunyi bagi Keamanan Pangan

Dalam era pertanian modern, pestisida berperan penting untuk melindungi tanaman dari serangan hama d...

Selengkapnya
Information
...
5 months ago

Organik Dalam Makanan : Mengenal Istilah Makanan Organik Dan Non-Organik

Dalam beberapa tahun terakhir, istilah organik semakin sering muncul di dunia makanan dan gaya hidup...

Selengkapnya
technical
...
5 months ago

Kapan Waktu Terbaik Minum Teh Hijau ? Ini Analisisnya Berdasarkan Siklus Metabolisme Tubuh

Kapan sebenarnya waktu terbaik untuk menikmati secangkir teh hijau agar manfaatnya dapat diserap sec...

Selengkapnya
technical